Mencari rumah di Jogja itu kadang mirip mencari jodoh. Ada yang manis di awal, rajin ngasih perhatian, tapi begitu ditanya “kapan siap akad?”, jawabannya selalu sama: masih proses ya, Mbak. Padahal banyak cabuy yang berani ambil aksi beli kalo sudah siap akad dan siap huni.

Itulah mengapa ketika kami mendengar ada perumahan yang legalitasnya sudah rapi, sertifikat sudah pecah, PBG aman sentosa, bahkan unitnya sudah siap huni—kami langsung penasaran.
Beneran siap, atau cuma “siap” dalam tanda kutip?

Penasaran itu akhirnya membawa kami nongkrong bareng Mas Dani, Senior Marketing PT Artha Adhi Sentosa, pengembang Mulia Residence Kaliurang. Lokasinya ada di Wonosalam, Ngaglik—udara adem, akses gampang, pepohonan masih rajin goyang-goyang diterpa angin.

Obrolannya begini kira-kira.


“Mas, Mulia Residence ini katanya siap akad kapan aja. Beneran?”

Mas Dani langsung nyengir kecil, kayak orang yang tahu dia memegang kartu as di tangannya.

Ia bilang, di Mulia Residence Kaliurang semua legalitasnya sudah selesai dari dulu. Sertifikatnya sudah pecah, PBG sudah kelar, dan unit-unitnya bukan cuma “siap bangun”—tapi siap huni beneran.

“Kalau mau akad minggu ini bisa. Besok pagi juga bisa. Kami tinggal janjian saja,” katanya, santai tapi mantap. “Yang capek itu kan pembeli, Mas. Sudah lama nunggu, tapi status tanahnya masih perlu healing. Kami ingin ngasih yang pasti.”


“Lokasinya sedekat itu sama UII dan Jakal?”

Dengan gaya seperti ingin menenangkan wartawan yang suka skeptis, Mas Dani bercerita kalau dari Mulia Residence Kaliurang ke Jalan Kaliurang itu benar-benar sekitar enam menitan. Ke Kampus UII delapan menit, ke SMAN 2 Ngaglik lima menit, ke Al Azhar Cairo juga delapan menit.

Ia bahkan menyebut kalau ke UGM atau Pakuwon Mall hanya sekitar setengah jam perjalanan biasa, bukan perjalanan ala pembalap liar. “Jadi akses itu aman. Dekat kota tapi suasananya tetap tenang,” jelasnya.


“Sekarang harga, Mas. Ini biasanya bikin deg-degan.”

Di bagian ini, Mas Dani kelihatan paling semangat.
“Ini Desember, Mas. Kami memang niat baik,” katanya sambil tertawa.

Rupanya Mulia Residence lagi ada Promo Desemberia.
Harga tipe 40 yang tadinya 600 jutaan, sekarang turun jadi 585 juta.
Lalu ada satu kejutan lain: rumah dua lantai tipe 80/84, dijual cuma 799 juta.

Untuk ukuran Kaliurang bawah—yang biasanya harga rumah makin lama makin ngadi-ngadi—angka ini termasuk jarang muncul. Langka seperti celengan ayam jago zaman SD yang masih utuh.

Mas Dani menambahkan, semua rumah tetap mengusung spesifikasi dengan kategori the best. “Pokoknya pembeli bisa lihat sendiri. Kami terbuka. Mau cek fisik silakan.”


“Pembayarannya fleksibel nggak? Banyak orang pengin punya rumah, tapi dompetnya suka sensitif.”

“Tenang,” katanya.
Mulia Residence Kaliurang menyediakan cash keras, cash bertahap sampai delapan bulan, atau KPR lewat BTN, BTN Syariah, dan BRI. Bunga mulai enam persen, DP mulai sepuluh persen.
“Semua tinggal disesuaikan dengan kemampuan. Yang penting nyaman.”


“Terakhir Mas… apa yang mau Mas sampaikan buat para pencari rumah yang sudah terlalu lelah menghadapi ‘masih proses, Mbak’?”

Mas Dani menarik napas dan menghela pelan, seperti seseorang yang sudah terlalu sering mendengar cerita konsumen tersakiti.

“Kalau cari rumah yang legalitasnya jelas, nggak drama, dan beneran bisa akad kapan saja… ya Mulia Residence salah satu pilihan paling masuk akal di Jogja,” katanya.
“Lokasi bagus, tenang, dekat kampus, dekat kota, lingkungannya rapi.
Dan untuk Desember ini, harganya lagi sayang-sayangnya.”

Ia menutup dengan kalimat yang cukup menusuk dada:
“Rumah itu tempat pulang. Jadi pilihlah yang bener-bener siap menerimamu.”

Kalau jodoh itu urusan semesta,
rumah yang siap akad itu urusan Mulia Residence Kaliurang.

Siapa tahu, ini jodohmu yang lebih pasti. WhatsApp aja dulu!

Kategori: Advetorial

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *